7 Manfaat Mengunjungi Museum

7 Manfaat Mengunjungi Museum

Kemana Anda pergi liburan atau akhir pekan? Ke pantai? Gunung? Mall? Atau berbagai tempat wisata lainnya? Sangat jarang akan menjawab museum karena mengunjungi museum semisal harga tiket masuk museum motomoto belum menjadi gaya hidup orang Indonesia. Mendengar kata museum yang muncul di benak kita biasanya segala sesuatu yang tua dan kuno dan tidak menarik. Baik anak-anak dan orang dewasa sama-sama enggan pergi ke museum. Bahkan jika ada sekelompok anak-anak mengunjungi museum itu biasanya karena pekerjaan guru di sekolah. Sangat jarang orang datang karena mereka suka melakukannya. Meskipun ada begitu banyak jenis museum dan berbagai manfaat yang dapat dipelajari dengan mengunjungi museum.

Jadi apa manfaat mengunjungi museum? Inilah beberapa di antaranya:

1. Menambah pengetahuan dan informasi

Tidak bisa dipungkiri mengunjungi museum akan menambah wawasan, pengetahuan, dan informasi baru yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Ada begitu banyak jenis museum mulai dari museum sejarah, museum arkeologi, museum seni, hingga museum anak-anak. Semua menawarkan wawasan dan pengetahuan yang berbeda tetapi menarik untuk diketahui.

2. Sebagai referensi visual

Ketika di sekolah kita belajar berbagai hal seperti geografi, biologi, dan fisika. Namun semua itu hanya dalam bentuk teori dan kalaupun ada praktiknya biasanya cukup terbatas dan menggunakan simulasi. Dengan mengunjungi museum, anak-anak dapat melihat lebih jelas tentang berbagai pengetahuan yang diajarkan di sekolah karena di museum semuanya ditampilkan secara visual sehingga mereka mendapatkan lebih banyak pemahaman dan pengalaman belajar yang lebih menarik. Misalnya di sekolah anak-anak belajar tentang seni dalam bentuk patung, gambar, dan lukisan. Dengan mengunjungi museum, mereka dapat melihat secara langsung bentuk asli patung atau karya seni lainnya.

3. Dapatkan perspektif / perspektif waktu yang lebih jelas dan lebih luas

Ada berbagai peristiwa di dunia yang terjadi selama cahaya yang terkadang membingungkan anak-anak. Museum biasanya memiliki grafik, angka, atau bentuk presentasi lainnya untuk menggambarkan suatu peristiwa atau sejarah dalam perspektif waktu sehingga lebih mudah bagi anak-anak atau orang awam untuk memahami sejarah.

4. Memberikan nuansa berbeda

Anak-anak sekarang hidup dalam kondisi yang jauh berbeda dari masa lalu. Ketika di sekolah mereka belajar sejarah mungkin sulit bagi mereka untuk memahami kondisi kehidupan di masa lalu. Mengunjungi museum dapat membantu anak-anak memahami dan merasakan nuansa kehidupan di zaman kuno. Seperti melihat fosil dinosurus yang ternyata sangat besar, mata uang kuno, model pakaian kuno, cara menemukan makanan dan memasak di era neolitik, dan sebagainya.

5. Menyebabkan rasa ingin tahu dan memancing imajinasi anak-anak

Berbagai hal yang dilihat anak-anak di museum akan memancing rasa ingin tahu mereka untuk mencari tahu lebih dalam dan memancing mereka untuk mengembangkan imajinasi tentang hal-hal ini. Misalnya ketika mengunjungi museum maritim dan melihat replika kapal karam mereka pasti akan bertanya banyak hal seperti mengapa kapal itu bisa tenggelam? Bagaimana cara membawa kapal sebesar itu ke museum? Bagaimana cara orang membuat kapal besar dengan peralatan improvisasi? Dan berbagai pertanyaan tak terduga lainnya.

6. Interaksi dengan banyak dan beragam orang

Mengunjungi museum bukan hanya soal menambah pengetahuan dan wawasan. Kegiatan ini dapat digunakan sebagai tempat untuk mengajar anak-anak cara berinteraksi dan bersosialisasi dengan banyak orang. Karena mereka biasanya mengunjungi museum dalam bentuk kelompok sehingga anak-anak dapat saling bertanya dan menjawab. Selain itu mereka juga dapat berinteraksi dengan pengunjung museum lain yang belum dikenal.

7. Membantu menemukan minat anak-anak

Mengunjungi museum juga dapat membantu menemukan minat anak Anda. Kunjungi dari satu museum ke museum lainnya dan lihatlah

Charlie Gomez

Related Posts