Wisata Jogja 2019

Wisata Jogja 2019

Wisata jogja 2019 – Melihat mentari terbit dari puncak gunung adalah satu kemewahan yang tidak kebanyakan orang dapat menikmatinya. Rute yang ekstrim, cuaca yang tidak menentu, perjalanan yang berat, dan jauhnya jarak yang perlu ditempuh dengan jalan kaki jadi penghambat paling utama untuk beberapa orang. Tetapi hal semacam ini tak berlaku di gunung nglanggeran, patuk, gunungkidul. Cuma memerlukan waktu 1 sampai 1, 5 jam pendakian, anda akan tiba di puncak barat gunung nglanggeran, gunung gede. Panorama indah yang memanjakan mata juga menyongsong. Sejauh mata melihat yang tampak hamparan awan di ketinggian, deretan gunung batu dengan bentuk yang unik, perkampungan warga, dan hijaunya sawah serta ladang. Waktu senja mendekati, kota jogja tampak laksana lautan kunang-kunang. Taburan sinar bintang serta gemerlap lampu kota yang tampak terlalu jauh jadi panorama romantis untuk siapapun yang berkemah di gunung ini.

kecewa dengan airy gunung nglanggeran adalah gunung api purba yang pernah aktif beberapa puluh juta tahun yang lalu. Terdapat di lokasi karst baturagung, gunung yang litologinya tersusun oleh fragmen material vulkanik tua ini mempunyai dua puncak yaitu puncak barat serta puncak timur, dan satu kaldera ditengahnya. Sekarang ini gunung nglanggeran berbentuk jejeran gunung batu raksasa dengan panorama eksotik dan bentuk serta nama yang unik dengan bermacam narasi rakyat sebagai pengiringnya. Gunung-gunung itu umumnya diberi nama sesuai sama memiliki bentuk, seperti gunung 5 jari, gunung kelir, serta gunung wayang.

Hari masih tetap pagi ketika kami menuju puncak timur nglanggeran. Menurut pengelola, tempat ini adalah spot paling baik untuk menikmati sunrise. Sayangnya waktu kkami tiba awan pekat malas beranjak sehingga menutupi cahaya mentari. Berhubung tak dapat melihat sunrise, lalu kami memilih untuk berkunjung ke tempat tinggal mbah redjodimulyo sebagai sesepuh yang tinggal di puncak nglanggeran. Menurut mbah redjo, dusun tlogo mardidho yang ada di puncak nglanggeran cuma bisa ditempati oleh 7 kepala keluarga. Bila kepala keluarga yang tinggal di dusun ini kurang atau lebih jadi bakal berlangsung beberapa hal jelek yang tidak dikehendaki. Hal semacam ini dapat dilihat dengan kehadiran makam di puncak nglanggeran. Oleh karenanya, bila anak-anak mereka telah berkeluarga jadi keluarga baru itu mesti meninggalkan dusun tlogo mardhido.

Charlie Gomez

Related Posts